Perumda AUJ sendiri menaungi sejumlah anak usaha yang bergerak di berbagai sektor strategis, seperti jasa pelabuhan, sewa kapal, SPBN, parkir, videotron, hingga bongkar muat di dermaga.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris mengatakan bahwa semestinya Perumda ini menjadi salah satu sumber PAD seperti yang terjadi di kota lainnya.
“Saya pernah mengunjungi Balikpapan, Perusda di sana itu hanya disiapkan tempat, kantor, furnitur, tidak dikasih modal. Sekarang sudah bisa menyumbang PAD Rp700 miliar,” katanya. Jumat (13/2/2026).
Dirinya menyoroti juga pentingnya peran seorang direktur dalam mengelola sebuah perusahaan daerah. Dengan seorang pimpinan yang visioner akan mampu membuat sebuah kebijakan dengan jelas dan tepat.
“Pimpinannya harus memiliki manajemen bisnis atau manajemen ekonomi. Kalau bergeraknya lambat, maka tidak akan bisa memanfaatkan dengan sumber daya yang ada dan potensi pendapatan,” ucapnya.
Agus menuturkan, sejak awal menjabat sebagai Wakil Wali Kota ia pernah mengundang pihak AUJ dan tim ekonomi pemkot untuk memproyeksikan potensi PAD yang dapat dihasilkan.
“Hal ini menjadi bahan evaluasi kami, untuk semester pertama. Termasuk juga untuk direkturnya,” pungkasnya.
Editor: Erwin