Hal itu dilakukan untuk memastikan MBG datang tepat waktu dan menu makanannya enak, tidak basi dan jangan sampai ada ditemukan ulat. "Sekalipun kita sudah mengetahui menu makanan sudah ditakar dengan sesuai oleh ahli gizi, tetap harus dipastikan kehigienisnyaa," kata Agus kepada Korankaltim.com disela peninjauan.
Menariknya, dalam kunjungan tersebut Agus ikut menyantap menu MBG bersama puluhan murid lainnya di sebuah ruangan kelas. Hal ini dilakukannya untuk memastikan rasa makanan yang diterima oleh para murid benar-benar enak.
Pemkot Bontang sudah berkoordinasi dengan pihak SPPG untuk memastikan seluruh bahan baku yang akan diolah merupakan barang baru dibeli. "Mulai dari sayuran, tempe, tahu, ayam, semua lauknya itu harus memang yang masih baru dan segar," sebut Agus.
Setiap bahan makanan diminta tidak boleh disimpan lebih dari dua hari karena dapat menurunkan kadar higienis kualitasnya makanan. "Apalagi kalau bahan baku itu sudah tersentuh oleh tangan manusia. Maka penting harus dijaga karena ini untuk anak-anak, mereka masih dalam masa pertumbuhan dan daya tahan tubuh belum sekuat orang dewasa," pungkasnya.
Editor: Aspian Nur