Atribut partai tersebut dinilai mengganggu estetika kota, terlebih setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan untuk mencabut spanduk yang merusak keindahan lingkungan.
Arahan itu disampaikan Presiden saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah yang digelar di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Presiden memperkenalkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), sebagai respons atas banyaknya spanduk yang terpasang di berbagai kota yang ia kunjungi.
Pasca arahan tersebut, sejumlah daerah mulai melakukan penertiban spanduk dan baliho yang menempel di pohon, tembok, hingga tiang-tiang di pinggir jalan. Namun di tengah upaya tersebut, masyarakat justru mempertanyakan masih banyaknya baliho Partai Gerindra yang tetap terpasang, sehingga memunculkan sentimen negatif di ruang publik.
Di Kota Bontang, baliho partai berlambang kepala burung Garuda itu masih terlihat di sejumlah lokasi strategis, seperti di simpang empat Jalan R. Suprapto, Kelurahan Bontang Baru, Jalan S. Parman di Kelurahan Kanaan, hingga Jalan Bhayangkara.
Salah satu warga Bontang, Anugrah, mengeluhkan keberadaan baliho dan bendera partai yang dinilai mengganggu wajah kota.
“Seharusnya sudah tidak perlu lagi ada baliho dan bendera seperti ini, karena membuat Bontang terlihat tidak rapi,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).
Menanggapi keluhan tersebut, Ketua DPC Partai Gerindra Bontang, Agus Haris, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat secara terbuka.
“Saya minta maaf atas kesalahan yang kami perbuat. Semua baliho akan kami cabut paling lambat dua hari ke depan,” ucap Agus Haris kepada Korankaltim.com.
Ia menjelaskan pemasangan spanduk dilakukan sebelum adanya arahan Presiden terkait penertiban atribut di ruang publik.
“Karena memang sudah terlanjur dipasang, apalagi bertepatan dengan peringatan ulang tahun partai. Namun setelah kegiatan selesai, atribut tersebut akan langsung kami turunkan,” tuturnya.
Ia tegaskan pihaknya terbuka menerima kritik dari masyarakat atas masih bertebarannya atribut partai berwarna merah, kuning, dan putih di sejumlah titik kota.
Editor: Erwin