Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Abdu Safa Muha, menyampaikan bahwa pemberian bantuan tersebut didorong oleh prinsip tanggung jawab sosial serta komitmen berkelanjutan untuk berkontribusi nyata terhadap dunia pendidikan.
“Sinergisitas antara Pemerintah Kota Bontang dan dunia usaha menjadi solusi alternatif di tengah keterbatasan anggaran, sekaligus membangun hubungan yang baik antara pemerintah, perusahaan, masyarakat, dan satuan pendidikan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, CSR PT Gamma Persada Jakarta diserahkan kepada SD Negeri 006 Bontang Utara, berupa Pineri E-Flip ET 22 Interactive Board serta Tablet senilai Rp48.796.000 dan SMP Negeri 7 Kota Bontang, berupa Pineri E-Flip ET 22 Interactive Board + Tablet senilai Rp48.796.000.
Sementara hibah dari Pemkot Bontang disalurkan kepada SMP Yayasan Pupuk Kaltim (YPK), SMP IT Yayasan Pendidikan Islam Bontang (YABIS), SMP Muhammadiyah 2 Kota Bontang, MTs Al Ikhlas Kota Bontang masing-masing mendapat 10 unit laptop.
Sedangkan SMP Immanuel Kota Bontang sebanyak 72 set meja dan kursi siswa, SD Galilea Kota Bontang menerima 71 set meja dan kursi siswa, Lembaga Adat Guntung mendapat peralatan kebudayaan serta TK Negeri 1, TK Negeri 2, dan TK Negeri 3 Kota Bontang berupa papan digital permainan cerdas (simbolis).
Selain itu, bantuan dari Kementerian Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah juga disalurkan, meliputi SKB Negeri, PKBM Melati, PKBM Jumri, PKBM Bunga Padi: masing-masing 1 unit Interactive Flat Panel (IFP), 41 TK negeri dan swasta: masing-masing 1 unit IFP, 54 SD negeri dan swasta masing-masing 1 unit IFP dan 3 unit laptop, 30 SMP negeri dan swasta: masing-masing 1 unit IFP.
Staf Ahli Bidang PKSDM Kota Bontang Lukman menegaskan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan keterlibatan semua pihak.
“Dukungan dunia usaha melalui CSR adalah bentuk tanggung jawab moral untuk membangun SDM Bontang yang cerdas dan berdaya saing,” ujar Lukman.
Editor: Aspian Nur