Setiap harinya, kunjungan ke rumah sakit mencapai dua ribu orang. Demi mengurai antrean, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berencana akan menambah jam kerja pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) menjadi 24 jam setiap harinya.
Pelayanan kesehatan merupakan hal yang memerlukan perhatian lebih, dikarenakan menangani pasien perlu perlakuan yang hati-hati. Efektivitas menjadi kunci utama, guna menghindari penumpukan pasien di meja pendaftaran.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan bahwa terobosan ini merupakan upaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat kota taman.
“Kita lihat pelayanan di poli rumah sakit sudah sangat penuh, ini menjadi cara untuk mengurai” ucapnya, Minggu (30/11/2025)
Hingga saat ini, dari total enam Puskesmas di Bontang, hanya Puskesmas Bontang Lestari yang menyediakan pelayanan 24 jam.
Dengan adanya puskesmas yang buka 24 jam, pasien bisa lebih dulu ditangani tanpa harus langsung ke rumah sakit, sehingga penumpukan yang biasanya terjadi pada hari Senin pun dapat teratasi.
“Kalau bisa berobat di hari Minggu, kenapa harus menunggu Senin. Saat ini perencanaannya sudah kami siapkan,” terangnya.
Dirinya berencana untuk setiap kecamatan akan ada minimal satu Puskesmas yang buka hingga 24 jam untuk melayani masyarakat yang berobat.
Editor: Erwin