Tahun ini, Disdukcapil menghadirkan penampilan spesial bertema Kemilau Warna-Warni Kota Bontang, memadukan pesona busana adat Nusantara dengan sentuhan modern yang merefleksikan semangat kebersamaan dan keberagaman masyarakat kota berjuluk Kota Taman itu.
Kepala Disdukcapil Bontang Budiman menjelaskan, mereka menyiapkan 60 orang untuk ikut dalam parade, terdiri dari pejabat eselon, fungsional hingga seluruh staf.
“Kami tampil dengan semangat kebersamaan dan cinta terhadap budaya lokal. Penampilan kami mengusung filosofi keberagaman adalah kekuatan Bontang,” tegas Budiman kepada Korankaltim.com hari ini.
Disdukcapil dijadwalkan tampil di urutan ke-7 dalam parade BCC yang mengambil tema “Kemilau Warna-Warni Kota Bontang untuk Merajut Keberagaman Budaya Nusantara Baru.” Tema ini mencerminkan harmoni antarbudaya yang hidup di Kota Bontang, yang dikenal sebagai miniatur Indonesia karena warganya berasal dari berbagai daerah.
Partisipasi Disdukcapil bukan sekadar bentuk dukungan terhadap kegiatan pemerintah daerah, melainkan wujud nyata semangat pelayanan publik yang menghargai perbedaan dan kebersamaan.
“Kami ingin menunjukkan aparatur pemerintah juga bagian dari masyarakat yang ikut melestarikan dan menjaga warisan budaya bangsa,” sebutnya.
Penampilan Disdukcapil akan menonjolkan perpaduan desain busana modern dengan unsur adat lokal. Kombinasi warna cerah dipilih untuk menggambarkan semangat Bontang yang dinamis, kreatif, dan inklusif.
“Busana kami memadukan sentuhan etnik khas Bontang dengan motif tenun dan ornamen daerah. Kami ingin menunjukkan bahwa budaya bisa tampil modern tanpa kehilangan jati diri,” papar Budiman.
Selain menonjolkan busana, tim Disdukcapil juga membawa narasi budaya yang mengangkat pesan tentang pentingnya menghormati keberagaman di mana pun berada. Ungkapan ‘Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’ menjadi pesan utama yang ingin mereka sampaikan kepada masyarakat.
Partisipasi mereka diharapkan bisa menumbuhkan semangat gotong royong dan mempererat persaudaraan antar-pegawai ASN maupun masyarakat Bontang. “Mari terus bergandengan tangan untuk membangun Bontang yang semakin berwarna dan masyarakat yang semakin sejahtera,” tutupnya.
Editor: Aspian Nur