Adapun lokasi sidak yang dikunjungi adalah, pembangunan kantor kelurahan Bontang Baru, tempat wisata kuliner Mangrove di Berbas Pantai, Lapangan Berbas Pantai, Rusunawa Guntung, Kantor Kelurahan Guntung, SMP Negeri 09 Guntung, Rusunawa Loktuan, pembangunan pasar Loktuan, pembangunan jembatan Kelurahan Gunung Telihan dan Puskesmas Bontang Utara.
Neni berharap, meskipun APBD Kota Bontang defisit, akan tetapi pembangunan harus terus terlaksana. Karena itulah, dia melakukan sidak ke beberapa lokasi pembangunan di Bontang.
Tujuan sidak, lanjut Neni, dilakukan untuk memaksimalkan program pembangunan. “Progres harus tepat wakru supaya bisa cepat dinikmati warga dari dari hasil pembangunan,” jelasnya.
Walaupun APBD Bontang kata Neni, turun drastis, pemerintah berjuang mendapatkan program APBN dan dana alokasi khusus. “Bontang alami defisit, bukan hanya defisit tapi badai tsunami pada 2017 ini. Tapi, saya tetap usahakan pembangunan tetap terlaksana. Untuk memastikan hal tersebut, Bunda hari ini (Senin, 16/10) melakukan sidak pembangunan rusunawa di Kelurahan Guntung,” ujar Neni.
Saat sidak, Neni mengatakan, bersyukur bahwa semua proyek yang sedang dilakukan, berjalan lancar. Seperti yang terlihat pada pembangunan Kelurahan Guntung, yang diketahui sudah selesai. “Alhamdulillah pembangunan Kelurahan Guntung telah selesai dan bangunan ini dilengkapi dengan gedung serbaguna, musala dan pendopo,” ujarnya.
Neni meminta bantuan doa warga Bontang agar sejumlah program pembangunan lainnya cepat terselesaikan. “Mohon doa dan dukungannya, semoga semua pembangunan terus terlaksana dengan baik, walaupun APBD Kota Bontang saat ini sedang defisit,” pungkasnya.(cil)