Ketua DPD KNPI Bontang, Indra Wijaya, menyampaikan bahwa dukungan tersebut diberikan berdasarkan penilaian terhadap kapasitas dan rekam jejak dalam dunia organisasi kepemudaan.
Menurutnya, Imam Achmad merupakan sosok yang mampu memimpin KNPI Kaltim menuju arah yang lebih progresif dan inklusif.
“Figur seperti Imam sangat dibutuhkan dalam situasi kepemudaan saat ini. Ia memiliki pengalaman panjang, semangat persatuan, dan mampu menjembatani berbagai perbedaan antar elemen kepemudaan,” ujar Indra, Senin (25/8/2025).
Lebih lanjut, Imam nilai bukan hanya aktif secara organisatoris sejak masih menjadi mahasiswa, tetapi juga menunjukkan komitmen tinggi terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pemuda.
Ia menilai, kemampuan Imam dalam membangun komunikasi lintas organisasi merupakan aset penting dalam untuk menjadi seorang pemimpin.
“Kemampuannya untuk membangun jejaring dan membina komunikasi yang sehat menjadikan beliau salah satu kandidat paling potensial,” imbuhnya.
Indra juga berharap agar Musda KNPI Kaltim nanti berjalan secara demokratis, transparan, serta menjunjung nilai-nilai kebersamaan antar DPD KNPI kabupaten atau kota dan Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Kaltim.
Dia juga menekankan, Musda tidak hanya sebagai ajang pemilihan ketua baru, tetapi juga momentum untuk menyusun gagasan strategis dalam menyambut peran pemuda di Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Kaltim saat ini menjadi pusat perhatian nasional. Maka KNPI sebagai wadah pemuda harus mengambil peran aktif dan Imam Achmad menurut kami punya visi yang sejalan dengan hal tersebut,” ujarnya.
Ditambahkannya, agar hasil Musda nantinya benar-benar menghadirkan pemimpin yang mampu menyatukan potensi pemuda, dan membawa organisasi lebih relevan dengan tantangan zaman.
“Bagi kami, ini bukan soal siapa yang terpilih, tapi bagaimana KNPI bisa menjadi motor penggerak anak muda yang berkontribusi nyata bagi pembangunan,” pungkasnya.
Editor: Erwin