Banjir dan Longsor Mengintai, BPBD Bontang Minta Warga di Titik Rawan Waspada
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Rahmadani
KORANKALTIM.COM, BONTANG – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang meminta masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan dari ancaman banjir dan longsor.
Bencana tersebut dinilai dapat terjadi sewaktu-waktu apabila terjadi hujan.
“Kalau banjir atau longsor datang, pasti ada kerugian. Bisa berupa kerusakan rumah, kendaraan, bahkan korban jiwa. Karena itu kita tetap waspada,” ungkapnya, Senin (18/8/2025).
Hal senada diungkapkan Kepala Bidang pencegahan BPBD Bontang, Eko Mashudi. Ia menjelaskan bahwa sejumlah titik di wilayah perkotaan masih menjadi langganan banjir, terutama daerah yang berada dipinggir sungai.
Wilayah tersebut meliputi, Jalan Tomat di Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Barat, Jalan Tenis, Jalan Polo Air, Jalan Ahmad Yani, Jalan Kalimantan Perumahan KCY, hingga Perumahan Bontang Permai di Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara.
Kondisi ini biasanya diperparah saat curah hujan tinggi yang berbarengan dengan pasang laut.
“Tapi kalau kita lihat, sekarang genangan ini lebih cepat surut. Karena alur sungai sudah dikeruk dan dilakukan penurapan,” ujarnya.
Sementara, di Kelurahan Guntung, ancaman banjir justru datang dari air kiriman hulu sungai yang berada di wilayah di Kutai Timur.
Pemkot sudah membangun turap di sejumlah titik, namun ke depannya masih diperlukan tambahan pintu air untuk mengatur aliran.
“Selain itu, beberapa titik yang sedang dalam proses perbaikan drainase juga rawan banjir. Seperti yang terjadi dua hari lalu. Tapi, genangan tidak lama,” pungkasnya.
Editor: Erwin









