Belakangan ini, beredar informasi Bontang akan mengalami krisis air bersih karena kurangnya ketersediaan air baku yang di miliki.
Direktur Perumdam Tirta Taman Kota Bontang, Suramin menegaskan isu yang berkembang di masyarakat itu tidak benar adanya.
“Kalau krisis itu kan tidak ada air sama sekali,” ujarnya kepada Korankaltim.com, Senin (11/8/2025).
Ia tekankan, saat ini pihaknya hanya mengalami kekurangan dalam ketersediaan air baku. Namun, Perumdam Tirta Taman akan melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan memanfaatkan sumber air tambahan dari bendungan.
“Ada tiga bendungan, di Indominco, Marangkayu dan Sendungan Sungai Bontang,” terangnya.
Dalam kesempatan ini, Suramin mengaku ketersediaan air bersih kota Bontang saat ini, tidak sebanding dengan jumlah kebutuhan masyarakat setiap harinya. Sementara mereka hanya mampu mengalirkan air bersih kepada pelanggan selama 22 jam sehari.
“Standar nasionalnya kan 24 jam. Dulu malah 15 jam, berarti kan ini sudah ada peningkatan,” pungkasnya.
Editor: Erwin