Menurutnya, penghuni rusunawa jangan sampai mengandalkan pasukan kuning dalam hal menjaga kebersihan. Justru, ia mengajak penghuni untuk melakukan kegiatan sesuai dengan yang telah diterapkan di jajaran Pemkot Bontang, yakni Jumat Bersih.
“Gelar Jumat Bersih, ibu-ibu yang membersihkan jangan hanya mengandalkan pasukan kuning,” tambahnya.
Ke depan, ia mengusulkan rencana mempercantik kawasan rusunawa dengan konsep kampung warna-warni. Hal itu sudah dibicarakan dengan Kementerian PU Direktorat Jendral Cipta Karya di bawah sub Direktorat Pengembangan dan Pemukiman, pelaksanaannya tetap akan menggunakan dana APBN.
Dalam acara ini terjadi penyerahan secara simbolis kepada penghuni berupa kontrak sewa dan kunci. Tak hanya itu, terdapat prosesi penyerahan bibit tanaman buah dari program konversi PT Kaltim Daya Mandiri (KDM) kepada walikota serta pemberian bantuan wifi gratis dari PT Telkom Indonesia .
Acara semakin meriah tatkala Tim Badan Penanggulangan Bencana melakukan demo dalam hal penyelamatan evakuasi korban dari ketinggian. Neni juga menyempatkan diri untuk melihat kondisi kamar penghuni di lantai dua Rusunawa. Ia berpesan agar masyarakat ikut menjaga ketertiban lingkungan. “Jangan pada berkelahi ya,” ujarnya.
Sebelumnya, total 198 unit bangunan twin block Rusunawa Api-api telah siap huni. Akan tetapi, 170 unit yang akan ditawarkan kepada masyarakat. “Sisanya akan dihuni pengelola Rusunawa,” kata Sekretaris DPKPP Maksi Dwiyanto.
Kehadiran pengelola akan memudahkan penghuni dalam membantu merawat bangunan megah tersebut dari sisi keamanan, kebersihan, pertamanan, dan kelistrikan. Sehingga warga yang menempati lebih fokus terhadap aktivitas keluarga dan pekerjaan selama berada di kawasan Rusunawa.(cil)