Sinergi kedua lembaga ini menjadi jawaban atas tantangan zaman yang menuntut generasi muda tak hanya cakap teknologi, tapi juga kuat secara literasi. MoU digelar di Kantor Disputakar Bontang Jalan HM Ardans, disaksikan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.
Ketua KNPI Bontang Indra Wijaya menjelaskan, rendahnya minat baca di kalangan remaja menjadi keprihatinan bersama, karena itu melalui kerja sama ini bisa mengarah pada program-program nyata seperti pelatihan menulis, kampanye membaca serta perluasan akses bahan bacaan.
“Budaya literasi perlu jadi bagian dari gaya hidup pemuda. Tanpa itu hanya akan melahirkan generasi yang konsumtif dan tidak kritis,” sebut Indra kepada Korankaltim.com disela kegiatan.
Sementara Kepala Disputakar Bontang Retno Febriaryanti menyatakan sinergi dengan organisasi kepemudaan seperti KNPI akan memperluas jangkauan layanan perpustakaan yang selama ini masih terpusat.
“Kolaborasi ini bisa jadi pintu masuk membangun ekosistem literasi yang lebih hidup, aktif dan menyentuh kebutuhan anak muda,” ucap Retno.
Editor: Aspian Nur