Daus ditemukan meninggal pada Senin (10/3/2025) kemarin. Berdasarkan hasil visum awal di RSUD Taman Husada Bontang, almarhum disebut mengalami sakit sebelum meninggal. Namun muncul dugaan kekerasan lantaran ditemukan luka lebam di tubuhnya. Meski demikian polisi belum bisa memastikan apakah luka tersebut akibat tindak kekerasan. "Kepolisian tidak bisa menduga-duga fakta yang terjadi di lapangan karena ini bidangnya tenaga medis," kata Alex.
Pihak keluarga Daus sempat menolak autopsy dan hal ini menjadi tantangan dalam mengidentifikasi penyebab pasti kematian Daus.
Alex menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan dokter RSUD Bontang untuk mendapatkan hasil autopsi resmi. “Status almarhum itu ranah dokter dan kami akan terus berkomunikasi untuk mengetahui hasil pemeriksaan medis. Kepolisian tidak bisa berspekulasi dan harus menunggu fakta dari hasil otopsi,” paparnya.
Pihak kepolisian juga memantau respons masyarakat, terutama di media sosial, yang menuntut kejelasan terkait kasus ini. “Kami memahami masyarakat ingin kejelasan, dan kami pastikan semua laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II Bontang dilaporkan meninggal dunia dalam kondisi yang mencurigakan. Dugaan adanya kekerasan terhadap pemuda itu semakin kuat setelah video kejadian ini viral di media sosial Selasa (11/3/2025) kemarin.
Editor: Aspian Nur