Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang menyebut api cepat menyebar karena kondisi permukiman yang padat dan material bangunan yang mudah terbakar. Ada 49 personel dikerahkan untuk menangani amukan si jago merah yang baru bisa diatasi sekitar pukul 06.45 WITA setelah upaya intensif lebih dari dua jam.
“Kami masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Saat ini, tim sedang mendata kerugian dan dampak lebih lanjut,” kata Kepala Disdamkartan Bontang Amiluddin kepada Korankaltim.com pagi tadi.
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, warga Selambai mengaku syok dengan kejadian yang datang secara tiba-tiba. Beberapa diantara mereka hanya sempat menyelamatkan barang seadanya sebelum api berkobar.
“Kawasan pesisir Loktuan memang dikenal rawan kebakaran karena kepadatan bangunan dan akses pemadam yang terbatas,” ungkap Amiluddin lagi.
Sementara Bhabinkamtibmas Lok Tuan Bambang Sumantri menjelaskan, identifikasi awal penyebab kebakaran yaitu korsleting arus pendek listrik yang berasal dari satu diantara rumah warga. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 1,5 Miliar. “Itu masih perkiraan awal, masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ujar Bambang.
Editor: Aspian Nur