Ketua sementara ASTA Bontang, Ronald Yudistira mengungkapan, meski baru terbentuk di waktu yang singkat, ia menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian luar biasa ini. “Ini adalah buah dari kerja keras dan disiplin selama latihan, serta dukungan dari semua pihak,” ujarnya diwawancarai, Rabu (9/10/2024)
Ronald menegaskan bahwa kesuksesan ini tidak lepas dari kontribusi besar para pelatih dan tim official yang selalu mendampingi atlet.
“Kami sangat berterima kasih kepada Coach Izul dan Coach Agus yang telah membimbing para atlet dengan dedikasi luar biasa. Mereka selalu memastikan bahwa setiap latihan tidak hanya mengasah fisik, tetapi juga mental para atlet. Ini adalah kemenangan bersama,” tambahnya.
Ronald juga menyebut bahwa mayoritas atlet yang berpartisipasi berasal dari Khatulistiwa Martial Art Center, tempat di mana mereka ditempa dan dilatih dengan baik sebelum berangkat ke ajang nasional.
Pada nomor tanding, Salma berhasil meraih emas di kelas 48kg, sementara Fadhilah Zulfikar membawa pulang perak di kelas yang sama. Selain itu, Restu dan Rangga Hidayat turut menyumbangkan perunggu di kelas masing-masing. Di nomor seni gerak rasa, Fauziyyah Mufidah Hartati dan Valdi Satria menyabet emas dan perak, menambah deretan prestasi tim.
Dengan total 9 medali yang diraih, Ronald berharap agar prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet lainnya untuk terus berlatih lebih keras dan membawa nama baik ASTA Bontang di kompetisi mendatang.
“Kami minta para atlit kembali melakukan persiapan, karena tahun depan ada banyak event yang menanti. Dan kami harap atlit Bontang bisa terbang lebih tinggi lagi di kancah nasional bahkan internasional,” jelasnya.
Editor: Supiansyah