Ketiga bapaslon yang telah menyelesaikan penyerahan dokumen perbaikan adalah Neni Moerniaeni-Agus Haris, Basri Rase-Chusnul Dhihin, dan Najirah-Muhammad Aswar.
Sedangkan bapaslon Sutomo Jabir-Nasrullah dijadwalkan menyerahkan dokumen perbaikan Minggu (8/9/2024), pukul 09.00 WITA tadi.
Ketua KPU Bontang Muzarroby Renfly menjelaskan, verifikasi dokumen telah berlangsung sejak 29 Agustus hingga 4 September 2024.
“Kami telah memeriksa keabsahan berbagai dokumen persyaratan calon, termasuk ijazah, KTP dan berkas pajak,” ujar Muzarroby kepada Korankaltim.com.
Dalam verifikasi tersebut, ditemukan beberapa ketidaksesuaian data seperti perbedaan nama pada dokumen KTP dan pajak, Contohnya nama Agus pada KTP, sedangkan di dokumen lain tercantum sebagai Agus Haris. Meski merujuk pada orang yang sama, KPU tetap memerlukan konfirmasi resmi berupa surat pernyataan dari pihak terkait. "Kami membutuhkan data autentik, seperti surat dari kantor pajak," jelas Muzarroby.
Penyerahan dokumen perbaikan dijadwalkan berlangsung dari 6 hingga 8 September 2024. Beberapa dokumen yang diperbaiki antara lain Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Chusnul Dhihin dan Neni Moerniaeni.
"Saat pendaftaran, dokumen LHKPN belum diterima, namun sekarang sudah ada tanda terimanya," ujar Muzarroby.
Proses verifikasi ulang dokumen perbaikan akan dilakukan mulai 9 hingga 14 September 2024. Setelah itu, tahap selanjutnya adalah tanggapan masyarakat terkait bapaslon sebelum penetapan calon resmi yang dijadwalkan pada 22 September 2024.
Meskipun sudah ada empat pasangan calon yang mendaftar, penetapan resmi baru akan dilakukan pada 22 September. “Masih ada kemungkinan perubahan jumlah pasangan calon jika ada dokumen yang tidak terpenuhi,” tutupnya.
Editor: Aspian Nur