Meski hanya diusung dua partai politik yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrat, serta partai pendukung Hanura dan Partai Garuda, Sutomo Jabir mengaku tak gentar.
Dinilai Sutomo, partai yang merapat ke dirinya merupakan partai pemberani, karena itu dirinya optimistis bisa menantang sang penguasa dan mantan penguasa dari tiga bakal pasangan calon lainnya.
Perlu diketahui, Neni-Moerniaeni yang berpasangan dengan Agus Haris, merupakan Mantan Wali Kota Bontang dan Mantan Wakil Ketua DPRD Bontang. Juga ada pasangan Jalur Independen, Basri Rase dan Chusnul Dihin, yang merupakan Calon Petahana Wali Kota Bontang, dan pengusaha bidang Kuliner. Lalu ada penantang selanjutnya, Najirah dan Aswar yang merupakan Petahana Wakil Wali Kota dan Legislatif yang terpilih di Pemilu 2024.
“Saya bangga dan optimistis bisa mengawal pembangunan dengan baik. Disini diuji komitmen kami kaum muda yang akan bergerak,” ucap Sutomo kepada media.
Dalam visi misinya, Sutomo mengungkapkan pentingnya percepatan pembangunan diberbagai sector termasuk sosial, ekonomi, infrastruktur, kesehatan dan pendidikan.
Dengan semangat kaum muda dan kepemimpinan baru, Sutomo optimis dirinya bersama Nasrullah bisa mendorong kemajuan signifikan bagi Kota Taman. Fokus utama dari pasangan ini adalah memastikan tidak ada lagi anak di Bontang yang putus sekolah.
Selain itu, Sutomo juga memaparkan rencana program untuk menekan angka pengangguran di Bontang. Ia menargetkan penciptaan 5.000 hingga 10.000 lapangan kerja baru melalui akses bisnis yang diperluas. Program ini, menurutnya, akan menjadi pondasi penting bagi tercapainya Generasi Emas 2045 yang diidamkan. "Ini akan menjadi pondasi bagi generasi emas 2045 yang kita cita-citakan," tutup Sutomo.
Editor: Aspian Nur