PNS Kutim Tak Lagi Dapat Insentif
1 menit baca1.873 kali dibaca

SANGATTA - Kabupaten Kutai Timur juga mengalami defisit anggaran seperti halnya daerah-daerah lain. Pemerintah kabupaten sudah melakukan segala cara agar pembangunan tetap berjalan. Salah satunya dengan merasionalkan sejumlah anggaran kegiatan. Pemilahan program prioritas dan belanja daerah yang bisa ditunda juga dilakukan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Kali ini, Pemkab kembali dipaksa harus melakukan rasionalisasi. Salah satunya pembayaran insentif Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dipastikan tahun ini tidak bisa dipenuhi secara maksimal.










