Para tim gabungan menyasar apotek di sepanjang jalan yosudarso Sangatta, tim pun di bagi menjadi dua.
Sarwono mengatakan razia PCC di gelar guna mengantisipasi peredaran PCC di Sangatta, pasalnya beberapa daerah tetangga seperti Samarinda dan Balikpapan di kabarkan telah beredar pil PCC. Namun pihaknya hanya melakukan pemeriksaan di sejumlah apotek dan toko Obat saja. “Kita mengantisipasi masuknya pil PCC di Sangatta karena Samarinda dan Balikpapan sudah masuk, tidak menutup kemungkinan bisa saja masuk ke Sangatta, apalagi akses keluar masuk kota aman, dan mudah, untuk sementara kita lakukan razia di apotek dan toka obat saja” kata Sarwono, Selasa (26/9).
Dari sembilan tempat itu, petugas tidak menemukan obat PCC. namun hanya menemukan obat keras yang dijual bebas tanpa menggunakan resep dokter. “Kami sita obat keras yang di jual bebas tanpa resep dokter, itu sebagai teguran agar nantinya tidak menjual sembarang obat, kami juga menyita obat batuk, karena di takutkan menjual melebihi batas,” ujarnya
Ia berharap apotek Sangatta tidak menerima dan menjual pil PCC tersebut, namun apabila di ketahui ada apotek yang menjual PCC maka pihaknya akan menindak lanjuti. (yul1116)