Saksi kejadian, M Rizal Firmansyah, melaporkan bahwa buaya besar itu muncul di badan jalan sekitar pukul 20.00 WITA. Setelah berpindah ke gorong-gorong depan kantor kelurahan dan khawatir akan bahaya yang ditimbulkan, Rizal segera menghubungi petugas Disdamkartan. “Untung cepat aja datang pemadamnya,” ujarnya.
Petugas Disdamkartan Bontang di bawah pimpinan Amiluddin tiba cepat di lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Proses evakuasi tidak mudah karena buaya terjebak di dalam parit, menyebabkan perlawanan dari predator tersebut.
Amiluddin menjelaskan, proses evakuasi kurang lebih 50 menit dan hampir menghabiskan waktu satu jam. “Itu buaya terjebak di dalam selokan. Saya curiga buaya itu dari sungai Bontang Kuala karena lokasi berdekatan dengan sungai itu,” kata Amiluddin
Setelah berhasil ditangkap, buaya tersebut saat ini diamankan sementara di Markas Komando Disdamkartan. Langkah selanjutnya, Disdamkartan akan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menyerahkan buaya tersebut.
"Warga dapat bernapas lega setelah evakuasi sukses dilakukan. Kami akan berkoordinasi dengan BKSDA untuk langkah selanjutnya," tutup Kadisdamkartan Amiluddin.
Editor: Maruly Z