Pemukiman warga di Berbas Pantai, Jalan Melawai, Bontang Selatan, Sabtu (9/9/2023) sore tadi sekita pukul 16.20 WITA diamuk si jago merah.
Informasi dari warga, api mulai membesar sekitar jam empat lewat. Api diduga bersumber dari rumah warga berinisial S yang kini masih di dalami petugas.
Saksi bernama Ismaila mengatakan, awalnya asap mengepul terlihat dari bagian dapur terangganya itu. Sembari meminta tolong kepada warga lain, ia berinisiatif mendobrak pintu rumah S yang saat itu sedang tidak ada orang.
Namun api semakin membesar, ditambah angin kencang membuat api cepat merembat ke dua rumah lainnya yang berdempetan. Bahkan ditengah kobaran, ia sempat mendengar suara ledakan.
“Saya sempat berteriak meminta air, tapi di situ tidak ada sumber air,” kata Ismaila.
Beruntung pemadam tiba tak lama setelahnya sehingga api berhasil dikendalikan setengah jam kemudian dan tidak merembet ke rumah warga lainnya.
Komandan Kompi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ( Disdamkartan ) Bontang Norman menjelaskan, lokasi kebakaran yang padat dan berdempetan membuat mereka sempat kesulitan.
Belum lagi warga yang menonton membuat mobilisasi petugas sedikit terbatas. Beruntung api cepat dikendalikan, dengan menurunkan delapan armada mobil pemadam dibantu dua armada lainnya milik PT Badak LNG.
“Sudah bisa dikendalikan, untuk penyebab masih didalami perugas,” kata Norman.
Jamal, satu diantara pemilik rumah yang terbakar menyebut dirinya tak mengetahui rumah terbakar karena saat itu sedang salat Ashar di masjid tak jauh dari rumahnya.
Tetangganya yang memberi informasi rumah Jamal dilalap api. Dia hanya bisa pasrah tak sempat menyelamatkan barang berharga.
“Tidak apa-apa namanya musibah,” kata Jamal.
Tak lama datang seorang wanita berjilbab menangis meratapi rumahnya sudah tak seperti sedia kala. Bagian atap sudah menjadi arang dengan asap tebal mengudara. Dia terduduk di rumah tetangganya menyaksikan suaminya mengambil barang yang tersisa.
Editor Aspian Nur