Hal ini disampaikan Kepala Disdamkartan Bontang Amiluddin kepada Korankaltim.com Senin (7/8/2023) hari ini.
"Kami siaga satu untuk cuaca ekstrem ini," kata Amiluddin ditemui di kantor DPRD Bontang.
Siaga satu ini dilakukan setelah melihat beberapa dampak yang terlihat akibat cuaca ekstrem ini.
Sepanjang Agustus ini bahkan sudah sekitar 20 hektarlahan yang berada di dekat pemukiman terbakar.
Indikasi kebakaran yang disebabkan oleh cuaca ini disimpulkan setelah pihaknya mengidentifikasi sejumlah titik lahan yang terbakar. Katanya, dari jumlah itu, tak ada indikasi pembukaan lahan, sengaja dibakar atau faktor non alami lainnya.
"Sejaub ini penyebabnya cuaca. Karena indikasi lainnya kami tidak temukan," lanjutnya.
Mereka bekerjasama dengan pihak kebencanaan daerah dan meminta semua personel bersiaga di beberapa titik rawan. Mulai dari pengecekan rutin dan bersiaga memantau laporan warga.
"Kami minta semua siaga, termasuk masyarakat. Segera laporkan jika melihat peristiwa kebakaran di daerahnya masing-masing," kata Amiluddin.
Editor Aspian Nur