Angin puting beliung yang terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Kota Bontang itu memberikan dampak kerugian materil sejumlah rumah di kawasan tersebut. Akibatnya, atap rumah rusak, bahkan tenda yang belum terbongkar sepenuhnya bekas dari hajatan, ikut ambruk.
Warga RT 4 Kampung Selambai, Baharuddin (43) mengatakan, mereka sekeluarga sedang terlelap saat gemuruh badai menerjang kediaman mereka. Mereka pun terbangun setelah mendengar suara ribut tenda hajatan yang ambruk di luar rumah. “Saya lihat pot-pot tanaman sudah pindah tempat. Atap rumah kontrakan saya juga pada terangkat,” terangnya.
Tak hanya rumah, rupanya kapal yang bersandar di dermaga juga rusak, bahkan setengah tenggelam. Kata dia, kapal miliknya sempat oleng terbawa angin kencang. "Jadi langsung cepat-cepat saya turun untuk ambil barang yang masih bisa diselamatkan,” ungkap pria yang berprofesi sebagai nelayan ini.
Lebih lanjut untuk properti pribadi, Udin mengatakan kerugian ditaksir mencapai Rp15 juta. Angin puting beliung ini juga menyebabkan rumah kontrakan 4 pintu rusak berat, 1 rumah rusak ringan, 2 rumah rusak sedang beserta satu unit kapal.
Editor: Maruly Zainuddin