Ia menambahkan, untuk mempermudah pendistribusian ke masyarakat, pihak kelurahan bekerjasama dengan pihak RT, pengambilan dapat di lakukan di RT masing masing.
“Pembagian rastra juga melalui RT, mengingat masih banyak warga yang terkendala mengambil rastra di kelurahan. Untuk mempermuda kami kerja sama dengan RT agar warganya tak perlu lagi datang ke- kelurahan untuk mengambil,” ucapnya.
Sementara itu Sudarwati(40) warga Tanjung Laut Indah mengatakan, sangat terbantu dengan pembagian beras ini. Hanya saja dirinya sempat kecewa lantaran masih sering mendapatkan rastra yang rusak dan berbau.
“Tiap tahun saya kebagian beras murah ini, tapi saya sempat kecewa karena dapat beras yang sudah rusak juga bau,” tukasnya saat usai mengambil rastra di Kelurahan Tanjung Laut.
Senada dengan Sudarwati, Hasna ( 60) juga mengutarakan ucapan yag sama, bahwa dirinya sangat membutuhkan beras murah ini. Karena untuk membeli beras seperti biasanya dirinya tak sanggup, karena dirinya hanya berjualan kue keliling bersama cucunya.
“Terima kasih sama pemerintah sudah jual beras murah. Saya tidak sanggup beli beras bagus, takut uangnya tidak cukup, karena nenek hanya berjualan kue keliling sama cucu,” ujarnya.
Rastra yang merupakan subsidi pangan dalam bentuk beras yang diperuntukkan untuk rumah tangga miskin diberikan kepada masing-masing warga RTM yakni sebanyak tiga karung beras raskin yang dihargai Rp24 ribu per karungnya.(cil)