Ke tiga partai ini, sudah lebih dulu ambil ancang-ancang. Meski baru, mereka optimis arah perjuangannya bisa diterima oleh masyarakat. Misalnya Partai Kebangkitan Nusantara (PKN). Kata Suhartono wakil ketua Pimcab PKN Kota Bontang, partainya punya semangat gotong royong yang akan menjadi semangat perjuangan mereka dalam kontestasi ini.
"Semua bekerja bersama, biar partai baru tapi kami optimis bisa tembus dua kursi," kata Suhartono, Kamis (15/12/2022).
Sejauh ini pemetaan politik sudah disusun. Kata dia, basis masa mereka berada di Bontang Utara dan Selatan. Di dua dapil itu, ia yakin akan ada kader yang bisa duduk di parlemen.
Sementara itu, easing Officer Eks co Partai Buruh Bontang, Edward Mochtar mengatakan optimis bisa bersaing dengan partai yang sudah lama. Bontang sebagai kota Industri ia nilai bisa berpihak kepada Partai Buruh.
"Disini kota industri, permasalahan pekerja adalah hal yang menjadi konsen kami. Saya rasa banyak yang sependapat soal itu," kata dia.
Meski optimis namun ia tetap realistis. Soal target kursi pihaknya tak mau sesumbar. Cukup dua kursi saja ia sebut bisa menjadi capaian terbesar partai yang digawangi Said Iqbal itu.
Meskipun begitu, Pengamat Politik yang juga merupakan akademisi Universitas Taruna Jaya Bontang mengatakan, kans Partai baru di kontestasi 2024 mendatang ia katakan cukup kecil.
Menurutnya, mereka akan sulit menghadapi partai-partai yang sudah melangkah lebih dulu. Namun, bukan berarti tak ada peluang. Apalagi masyarakat memang membutuhkan alternatif. Ia menyarankan agar partai baru punya program dan metode pemenangan yang anti mainstream.
"Harus ada hal yang diluar dari biasanya. Harus 'out of the box'. Dengan begitu, masyarakat akan memikirkan alternatif," kata dia.
Meskipun begitu, tahun 2024 adalah langkah baik bagi para partai baru unjuk gigi, sekaligus pemanasan untuk kontestasi politik mendatang. "Setidaknya untuk tabungan selanjutnya itu sudah ada," jelasnya.
Penulis: Romi Ali Darmawan
Editor: Rusdi