Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur, Ikhsanuddin Syerpi mengatakan, mendapat informasi tersebut dari Kepala Bidang Darat pada Minggu pagi. Untuk saat ini, median jalan yang dibongkar warga tersebut masih dipasangi garis polisi agar tidak dapat dilewati, sedangkan untuk tindak lanjut dirinya mengatakan akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. “Kita akan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam hal ini,”ucapnya
Ia mengatakan, akses putar balik jalan yang sebelumnya ada di lokasi tersebut memang ditutup karena seringnya terjadi kecelakaan di lokasi tersebut, namun mengingat jauhnya jarak perputaran jalan dan seringnya terjadi kebakaran di daerah tersebut, sehingga menyulitkan kendaraan pemadam yang memutar maka pembukaan akses putar balik di lokasi tersebut akan menjadi pertimbangan. “Kita tetap akan pertimbangkan namun ini tetap saja berbahaya bagi para pemudi dengan langsung memotong jalan tersebut,”ujarnya
Selain akses putar balik di lokasi tersebut, beberapa lokasi lain seperti menuju ke pasar induk juga akan segera dibahas Dinas Perhubungan Kutai Timur dengan pihak Satlantas Polres Kutim, Satpol PP dan Dinas Pekerjaan Umum Kutai Timur. (yul1116)