Jargas Bakal Tambah 14 Ribu Sambungan
2 menit baca671 kali dibaca
BONTANG - Upaya mewujudkan Bontang Kota Gas (City Gas) terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim).
Terbaru, Walikota Bontang mengabarkan sinyal penambahan kuota Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga sebesar 14.000 sambungan 2018 mendatang.
Menyusul pemasangan jargas tahun ini yang berjumlah 8.000 sambungan.
Walikota Neni Moerniaeni menjelaskan, misi menjadikan Bontang sebagai kota gas, dilakukan demi mengatasi krisis gas yang kerap melanda daerah pengolah gas bumi ini.
“Kita ini kota pengolah gas, makanya saya selalu minta agar Bontang dapat prioritas soal jaringan gas. Dan Alhamdulillah, saat saya ke Kementeria ESDM lalu, saya dapat kabar tambahan 14.000 sambungan itu,” jelas Neni saat ditemui klikbontang.com belum lama ini.
Ia melanjutkan, kabar tersebut merupakan buah komunikasi yang terjalin baik dengan kementerian ESDM, didukung hubungan baik dengan Komisi VII DPR RI, yang membidangi masalah energi di senayan.
“Seperti kelangkaan elpiji 3 kilogram sekarang, itu terjadi karena penyaluran tidak tepat sasaran. Banyak yang bukan warga miskin penggunanya. Ke depan, ketika seluruh kelurahan sudah terkoneksi Jargas, harapannya, tidak lagi seperti ini,” tuturnya.
Khoironi, Manajer Umum dan Eksternal PT Bontang Migas dan Energi (BME) Bontang membenarkan kabar penambahan kuota Jargas Kota Bontang sebesar 14.000 sambungan pada 2018 mendatang.
Namun ia mengingatkan, eksistensi roda bisnis BME juga menjadi salah satu tolok ukur penambahan kuota dari Kementerian ESDM dan Komisi VII DPR RI.
“Pelanggan yang ada saat ini, pada rajin bayar enggak? Itu yang harus ditekankan, agar rencana tambahan 14 ribu itu bisa direalisasi pusat,” tuturnya.
Sebab terbukti, dari 5.000 lebih pelanggan PT BME di tiga kelurahan di Kota Bontang, tercatat masih menunggak pembayaran selama tiga bulan.
Padahal, piutang yang mencapai Rp300 juta itu penting untuk menopang operasional PT BME, demi mewujudkan pelayanan prima kepada pelanggan.
“Karena itu, kami harapkan kerja sama pelanggan, agar bisa tertib bayar kewajiban. Karena ini akan jadi acuan penilaian pusat untuk mewujudkan Bontang sebagai kota gas,” harapnya.(kb)










