Ketua KPU Provinsi Muhammad Taufik mengapresiasi adanya RPP di Kutim, pasalnya dari beberapa kabupaten kota baru ada lima yang sudah mendirikan RPP. ”ini RPP yang kelima di Kaltim, beberapa bulan yang lalu Bontang yang launcing dan juga ada beberapa daerah yang sudah seperi Samarinda, Kutai Barat,” ucapnya.
Rumah Pintar Pemilu tersebut di beri nama “Tuah Bumi Untung Benua” yang artinya identik dengan pemerintah.
Di Kutim angka golput pada Pilkada lalu masih tinggi. Yakni nyaris menembus 50 persen. Namun dipastikan, pada Pilgub dan Pilpres mendatang akan menurun. Diyakini menembus hingga 80 persen pemilih.
“Tak lain launching RPP ini untuk menekan angka golput.Biar mereka sadar dan menggunakan hak pilihnya. Ini perlu kami sosialisasikan. Sehingga masyarakat tau. Kami berharap jumlah pemilih nanti (Pilgub, Pilpres dan Pileg) bisa mencapai 80 persen,” kata Ketua KPU Kutim, Fahmi Idris.
Fahmi berharap, masyarakat dapat menggunakan hak suaranya. Sebab golput bukan pilihan. Memilih merupakan kewajiban. Sebab sukses dan majunya daerah berada ditangan rakyat. Untuk itu tentukan pilihan sesuai dengan yang diharapkan. Dapat membangun daerah serta mensejahterakan rakyat. “Jangan lupa melakukan perekaman KTP-el. Terlebih bagi mereka pemilih pemula umur 17 tahun. Mari kita mensukseskan pemilu mendatang,” pintanya.
Sementara itu, Muhammad Taufiq Ketua KPU Provinsi turut meminta kepada masyarakat Kutim untuk peran aktif dalam mensukseskan pemilu ini.
“Bagi masyarakat segera urus KTP agar bisa memilih. Terlebih karyawan perusahaan. Jika belum lapor ke RT atau capil. KPU siap fasilitasi. Tak kalah penting gunakan hak pilih,” pintanya.
Hal senada juga diutarakan Bupati Kutim, Ismunandar. Ia menghimbau kepada masyarakat yang belum memikiki KTP untuk segera melakukan perekaman. Meskipun harus menggunakan Suket. Dirinya juga berpesan agar KPU bekerja dengan fokus dan tuntas. “Tinggalkan HP, kerja dengan fokus untuk masyarakat. Masyarakat juga diminta membantu KPU. Salah satunya ikut memilih,” katanya.(yul1116)