“Anaknya diluar rumah menangis, orang tuanya tidak ada waktu saya datang,” ucap Lauda kepada awak media.
Sementara itu, pemilik rumah Sumini mengatakan rumah tersebut dihuni oleh lima orang. Sumini, anak, menantu, dan dua cucunya.
Namun pagi itu, sekitar pukul 08.34 ia bersama tetangganya sedang pergi membeli sarapan, meninggalkan anak dan cucunya. Kabar tidak mengenakkan itu didengarnya dari warga, ia pun langsung bergegas pulang ke rumah. Namun sayang, tidak ada barang yang bisa diselamatkan. Beruntung anak dan cucunya dalam keadaan selamat.
Ia menduga, kebakaran di rumahnya itu lantaran korsleting listrik. Pasalnya, saat pergi Ia sudah memastikan kompor tidak menyala, dan tak ada obat nyamuk yang menyala.
"Tapi, memang di kamar saya itu kabel listrik amburadul,” jelasnya.
Ia menyebut, total kerugiannya setara Rp 5 Juta. Perabotan listrik seperti, Televisi, Mesin Cuci sudah hangus terbakar, ditambah perabotan rumah lainnya.
Kini pihaknya akan mengungsi ke rumah keluarga. Pihak kelurahan pun berkomitmen akan menyalurkan bantuan untuk warganya itu.
Penulis: Romi Ali Darmawan
Editor: Supiansyah