"Besok terakhir pengembalian, karena tanggal 11 ini verifikasi tanggal 8-10 penjaringan bakal calon,12 proses banding, 13 Pengumuman hasil verifikas dan tanggal 14 Muskotnya," ucapnya kepada korankaltim.com, lewat pesan whatsapp, Minggu (9/1/2022).
Jika hanya satu pendaftar, maka dapat dipastikan aklamasi. Meskipun begitu, Suriansyah mengatakan, siapapun yang memegang kemudi Askot mendatang, ia berharap agar bisa membawa sepak bola Bontang lebih maju lagi.
Ia juga meminta agar Ketua Askot yang baru mampu berkomunikasi dengan baik ke pemerintah, KONI, dan stakeholder yang ada. Sehingga agenda kompetisi dan turnamen, baik di Kota Bontang maupun tingkat provinsi ( agenda Asprov PSSI Kaltim) bisa terselenggara dengan baik.
"Memang untuk ketua nanti kita harapkan muncul orang yang punya dan mau berkorban secara finansial," lanjutnya.
Jika mengharap dana dari pemerintah saja, cukup berat. Apalagi banyak agenda PSSI yang harus dilaksanakan. mulai dari pembinaan usia dini, suratin (U13,15,17), galanita dan liga tiga. "Belum lagi peningkatan sertifikasi wasit dan pelatih," lanjutnya.
Lebih lanjut, Ketua Askot PSSI Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan, program-program Askot Bontang sebenarnya sudah berjalan maksimal sebelum pandemi. Misalnya dalam upaya pembinaan pesepak bola Bontang sejak usia dini. Namun, karena pandemi, turnamen-turnamen internal sempat terhenti.
Meskipun begitu, setelah muskot tentunya pihaknya akan kembali menggelar tentu kompetisi tingkat Bontang, sekaligus untuk pendataan atau validasi klub-klub yang ada.
Selain itu, persiapan untuk suratin (U13,15,17) dapat diteruskan, menginga agenda suratin tingkat provinsi, akan segera bergulir
"Selain itu, tim Liga 3 (Bontang City yg saat ini lolos ke semifinal) dapat dimaksimalkan lagi, agar target ke liga 2 juga dapat terwujud," pungkasnya.
Penulis : Romi Ali Darmawan
Editor : Bambang Irawan