Ketua BNNK Bontang Widdy Harsono mengatakan dari 66 penindakan kasus Narkotika di Kota Bontang, 33 diantaranya diungkap di tiga kelurahan tersebut, selain itu tingkat kriminal atau tindak kekerasan juga cukup tinggi.
"Penilaian itu telah kami evaluasi dari satu tahun belakang dari 2019-2020, dan kami menetapkan tiga kelurahan itu sebagai wilayah merah narkoba di Kota Bontang,"
Terlepas dari itu penilaian lain dari BNNK juga melihat tingkat kesenjangan ekonomi yang terjadi di tiga kelurahan tersebut.
Maka, dalam program Kelurahan Bersinar penguatan ekonomi merupakan salah satu kunci keberhasilan untuk menjauhkan masyarakat dari lingkaran setan dunia hitam pengunaan dan peredaran barang haram tersebut.
"Banyak pengakuan dari tersangka yang terjerat kasus narkoba, beralasan dikarenakan persoalan himpitan ekonomi,".
Lebih jauh, Widdy juga menjelaskan apa yang diupayakan dalam program tersebut sebagai pengejawantahan dari upaya merealiasasikan visa dan misi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sesuai Intruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018 yang diperkuat Inpres Nomor 2 Tahun 2020.
Disisi lain untuk mempermudah pengawasan pihaknya juga membentuk kelompok kerja (Pokja) dan agen pemulihan di 3 Kelurahan yang masing-masing dipimpin langsung oleh Lurahnya.
Sementara itu, Wali Kota Bontang Basri Rase mmengapresiasi BNNK yang telah menginisiasi program Kelurahan Bersinar. Dalam program P4GN ini kita mengetahui jika narkoba adalah musuh bersama.
"Mari, kita sama-sama cegah peredaran narkoba dari lingkungan masyarakat, terkhusus pada wilayah yang rawan," kata Basri Rase.
Antisipasi peredaran narkoba dengan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui program-program kreatif.
"Masalah narkoba tidak pernah lepas dari persoalan ekonomi, maka dari itu kita upayakan program kreatif untuk membawa masyarakat dan kesejahteraan," pungkasnya
Sebagai tambahan informasi, kegiatan pencangan Kelurahan Bebas Narkoba di resmikan langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim Brigjen Pol Wisnu Andayana.
Penulis : Muhammad Ridwan
Editor : Bambang Irawan