Dalam penyampaiannya, Walikota Neni juga melaporkan penerimaan pendapatan daerah Kota Bontang dengan target Rp 1,3 triliun lebih dapat direalisasikan Rp1,2 triliun atau 91,10 persen.
Sementara dari sektor pajak sendiri didapat Rp71 miliar lebih dari targetnya Rp67 miliar, artinya presentase pencapaiannya sebesar 105,70 persen. Sementara dari retribusi daerah sebesar Rp6,5 miliar lebih dari target Rp5,2 miliar atau 124,78 persen. Lalu, Rp4,5 miliar lebih didapatkan dari Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan, yang pencapaiannya sesuai dengan targetnya.
“Untuk pendapatan lain-lain PAD yang Sah ditargetkan sebesar Rp 74 miliar lebih dapat direalisasikan dengan presantase 117,19 persen, dari sektor itu berjumlah Rp87 miliar lebih,” ujar Neni.
Lebih lanjut, Neni membeber pendapatan transfer yang didapat dari pemerintah pusat dan provinsi. Dana perimbangan dari pemerintah pusat hanya terealisasi Rp910 miliar, padahal targetnya Rp 1,04 triliun lebih. Lalu ada penambahan Rp5 miliar.
“Sementara transfer dari Pemprov Kaltim sesuai target, jumlahnya Rp92 miliar,” sambung Neni. (kb)