Hal itu disampaikan Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Bontang, Adi Permana kepada Korankaltim.com, Rabu (21/7/2021) hari ini.
"Di Kaltim sudah diumumkan ada 3 sampel yang positif varian Delta di Bontang, dari 23 sampel yang kami kirim di awal bulan Juni yang lalu," kata Adi.
Lonjakan kasus yang terjadi di Kota Taman sedari awal sudah dicurigai yang menyebar di masyarakat adalah Covid-19 varial delta.
Pasalnya, tingkat penyebaran sangat cepat, mirip dari ciri-ciri varian delta yang diumumkan Kementerian Kesehatan, tetapi pihaknya tidak mau berspekulasi, hingga hasil uji laboratoriumnya keluar.
"Memang sejak awal kami sudah curiga, kalau virus yang menyebar belakangan ini adalah varian delta," ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya akan segera melakukan koordinasi kembali dengan Tim Satgas Covid-19. Hal itu dilakukan guna merumuskan kembali skema penanganan khusus penyebaran virus varian delta.
Yang jelas skenario aturan penanganan akan digodok sebaik mungkin mengantisipasi penyebaran den tentunya tetap berpatokan pada instruksi Tim Satgas Pusat. "Pasti ada perbedaannya nanti. Instruksi penanggulangan tentu ikuti skema pusat," tutup Adi.
Penulis : Muhammad Ridwan
Editor: Aspian Nur