"Agenda kami untuk di Kaltim ada 4 daerah yakni Paser, Kutai Timur, Kutai Kartanegara dan Bontang untuk meninjau langsung titik lokasinya," ujar Hartono, Selasa (25/5/2021) kemarin kepada korankaltim.com.
Tujuan kegiatan ini untuk mensosialisasikan program restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove tahun 2021-2024 kepada daerah.
Untuk wilayah Kaltim pihaknya mewacakan memanfaatan lahan seluas 6.999 Hektar yang tersebar di empat daerah yang sudah ditentukan.
"Salah satu lokasi pembibitan dan penanaman pohon mangrove disini disamping tiga wilayah yang lain yang tersebar di Kaltim yang memanfaatkan lahan seluas 6.999 Hektar," jelas Hartono.
Rehabilitasi dan penanaman tentunya akan bekerja sama petani mangrove lokal dan pihak swasta di Bontang. Salah satunya di ekowisata mangrove kelompok Tani Indah binaan PT Badak yang dikunjungi saat ini.
"Kunci dari keberhasilan dari kinerja restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove adalah partisifasi masyarakat yang di dorong oleh pemanfaatan gambut dan mangrove dengan baik," kata Hartono.
Rencananya program ini diproyeksikan akan dilaksanakan secapatnya agar target yang ingin dicapai bisa terealisasikan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
"Apalagi mangrove disini banyak dimanfaatkan untuk bahan baku makanan dan minuman, seperti sirup dan tepung," kata Hartono.
Penulis : Muhammad Ridwan
Editor: Aspian Nur