Basri menyinggung soal Aparatur Sipil Negara yang harus memiliki kompetensi untuk mengisi kualifikasi yang dibutuhkan. “Pegawai yang sesuai dengan prinsip the right man on the right job,” tegas Basri.
Pejabat senior jadi prioritas untuk itu. “Kasihan mereka sudah berpuluh-puluh tahun sampai 15 tahun tidak naik-naik jabatan,” paparnya.
Meskipun begitu Basri tidak asal tunjuk. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi agar mampu bersinergi dengan Pemerintahan Kota Bontang. “Senior yang mempunyai semangat, senior yang sehat,” bebernya.
Kendati prioritaskan senior, Basri juga mengaku tak akan melewatkan para junior yang berprestasi. “Ini bukan berarti tidak memberikan kesempatan bagi yang berprestasi, nanti ada pembagiannya lah, bukan berarti senior yang wajib.” tegasnya.
Saat ini tercatat ada sejumah OPD yang pucuk pimpinannya dijabat sementara oleh seorang pelaksana tugas (Plt), diantaranya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian (DKP3), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Camat Bontang Utara, Camat Bontang Selatan, beberapa sekertaris dan jabatan lainnya
Basri akan mengirimkan surat ke Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan pengisian jabatan yang lowong tersebut sekaligus melakukan mutasi jabatan. “Setelah Lebaran kami akan mengirim surat ke Kementerian,” tutupnya.
Penulis: Choirun Nisa’
Editor: Aspian Nur