Kasus Covid-19 di Kota Bontang sendiri beberapa hari terakhir menunjukkan tanda-tanda yang baik. Oleh karena itu, Tim Satgas Covid-19 tidak mau kecolongan, “Jangan sampai menjadikan kita kendor dalam pendisiplinan Protokol Kesehatan,” terang Huda. Ia juga berujar jika kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk sosialisasi prokes kepada para penumpang dan petugas Kapal serta pelabuhan.
Selama proses monitoring yang berlangsung sekitar satu jam, ditemukan fakta bahwa para penumpang masih abai terhadap aturan prokes. “Pengaturan terkait jarak penumpang di Kapal masih belum memenuhi protokol kesehatan,” tandas Huda. Ia juga mengatakan jika petugas kapal seharusnya lebih peduli lagi dalam menegakkan prokes, apalagi selama di perjalanan.
Meskipun pada pelaksanaannya masih kecolongan, namun Dandim 09/08 Bontang ini mengakui jika prosedur penjualan tiket dan persyaratan hasil Tes Rapid Antigen telah dilaksanakan sesuai prosedur.
Diakhir monitoring, Tim gabungan itu menghimbau Kepada Kapten Kapal, Perwakilan Pelni dan Petugas terkait di pelabuhan supaya menyampaikan agar prosedur Prokes tetap diperhatikan oleh penumpang. Aturan terkait matras yang digelar juga seharusnya sesuai dengan alokasi penumpang.
Tim juga memberikan dispensasi terkait kuota jumlah penumpang, yaitu 75 persen dari kapasitas. Selain itu, mereka juga menghimbau supaya penumpang tetap wajib melaksanakan tes Rapid Antigen, serta wajib melaksanakan 3M, Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan.
Adapun sejumlah tim yang bertugas diantaranya adalah Dandim 0908 Bontang beserta 4 orang anggota, Kapolres Bontang beserta 2 orang anggota, Denarhanud 002/ABC beserta 3 orang anggota, Asisten I Pemkot, Kepala Dinas Perhubungan, Perwakilan Dinas Kesehatan, Kapten Kapal EGON, Danramil 0908-01/Ltk, Kapolsek Bontang Utara, Perwakilan Satpol PP, Perwakilan Pelni, Lurah Loktuan, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas.[]
Penulis: Choirun Nisa’
Editor : Rusdi