Selain itu pihaknnya juga ingin menepis isu miring tentang lembaga pemasyarakatan yang dinilai akrab dengan narkoba. "Kegiatan ini sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat kalau isu Lapas sarang narkoba itu tidak ada," sebutnya.
Dalam beberapa bulan ke depan, kegiatan ini akan dilaksanakan berkala. Bahkan, dalam lingkup yang lebih besar, seperti yang telah dilakukan ditahun sebelumnya. "Nanti kami akan menggandeng Kanwil, BNN hingga Polres. Kami akan razia dilanjutkan tes urin untuk pegawai dan penghuni lapas," ungkap Ronny.
Ada 50 petugas yang dites urine pada kegiatan ini. Ronny menerangkan sebenarnya terdapat 60 petugas yang akan menjalani tes urine, namun terdapat beberapa diantaranya harus melaksanakan tugas pengawasan dan sedang tidak bertugas. Namun, bagi petugas yang tidak hadir tetap akan mendapatkan giliran. Hal ini untuk memastikan tidak ada satupun pegawai yang memiliki keterkaitan dengan narkotika.
"Sebagai pelayan publik, kami harus membuktikan bahwa kami bersih dari narkoba. Kalo kami kotor, bagaimana memberikan pelayanan kepada orang lain," tutup Ronny.
Penulis : Romi Ali Darmawan
Editor: Aspian Nur