Ia menjelaskan, para saksi menuturkan mereka sibuk menolong para korban melompat kelaut untuk menghindari kapal tersebut.
"Saat itu hujan deras dan gelap. Saksi tidak melihat dengan jelas kapal tanker yang menabrak kapal" ujar Iptu Edi Mujianto, dikonfirmasi awak Media Selasa (12/01/2020).
Saat ini, lanjut Iptu Edi pihaknya masih mendalami keterangan dari saksi kunci kejadian tersebut. Namun, ketika ada titik terang, pihaknya akan segera melakukan gelar perkara kejadian tersebut untuk mengetahui apakah masuk tindak pidana atau bukan.
"Saksi masih berhalangan untuk memberi keterangan lebih lanjut soal kapal tanker itu. Soal tersangka, kemungkinan ada yaitu pengemudi kapal," pungkasnya.
Hingga kini, salah satu korban dari insiden itu yaitu Toha, warga Desa Santan Ilir, yang juga merupakan ketua MUI Marangkayu, pun juga belum ditemukan.
Memasuk tiga hari pencarian, hanya bangkai kapal pemancing yang telah karam, yang telah ditemukan petugas BPBD Bontang.
Penulis : Romi Ali Darmawan
Editor : Rusdi