"Di hari sebelumnya, kami dan anak-anak itu berenang juga disini. Hampir tiap hari memang ini sudah aktivitas biasa," kata Bachtiar (46) saat disambangi dilokasi penerkaman buaya, Selambai Ujung, Rt 01, Loktuan Bontang Utara, Kamis (31/12/2020).
Bachtiar sendiri, merupakan salah satu keluarga korban. Ia pun juga sempat berada dilokasi, saat korban mendapatkan serangan dari buaya itu.
Bachtiar mengatakan, jika hanya diberikan papan himbauan, ia sebut tak akan efektif sebagai peringatan. Menurutnya, perlu ada langkah yang diambil oleh pemerintah.
"Mungkin, sekarang udah jera ya, tapi gak tau kedepan gimana. Namanya anak pesisir pak, kalau gak berenang malah gimana ya," ucapnya.
"Harapannya, ada eksekusi untuk kedepannya. Biar kami gak resah lagi. Kami harap untuk di pesisir tidak ada korban lagi," lanjutnya.
Dikonfirmasi terpisah, Lurah Loktuan Muhammad Takwin mengatakan, untuk saat ini hanya himbauan masif yang bisa dilakukan.
Pihaknya pun telah berkoordinasi kepada setiap RT untuk menjaga warganya untuk tidak berenang.
"Kami juga langsung memberikan pengertian untuk orang tua untuk menjaga anak-anak nya," sebutnya. Selain itu, pihaknya pun akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, untuk tindak lanjut. Hal itu, agar kejadian serupa tak lagi terulang.
"Entah nanti eksekusinya bagaimana, tapi untuk sementara kami harap masyarakat dapat mematuhi himbauan yang ada," tandasnya.[]
Penulis : Romi Ali Darmawan
Editor : Rusdi