Ratusan Pasukan Gabungan TNI-Polri di Bontang Siap Amankan Pilkada 2020
2 menit baca953 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, BONTANG – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) masih tiga bulan lagi, namun kesiapsiagaan sudah mulai dilakukan mulai sekarang, seperti yang terlihat pada Jumat (11/9/2020) pagi tadi pukul 10.00 WITA dimana halaman Makodim 0908 BTG dipenuhi petugas keamanan. Mereka yang terdiri dari TNI dan Polri serta Dinas Perhubungan dan Satpol PP berkumpul untuk mengikuti apel gelar pasukan persiapan Pilkada 2020 di Kota Taman.
Walikota Bontang Neni Moerniaeni yang menjadi pemimpin upacara pada apel pagi tadi mengatakan, Pemkot bersama Dandim 0908/BTG Letkol Arh Chairul Huda dan Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo akan menjadikan Pilkada di Bontang berjalan dengan demokratis dan akan selalu bersinergitas.
Diperlakukan situasi dan kondisi yang kondusif, sehingga masyarakat Bontang dapat menyalurkan menggunakan hak pilihnya, dengan aman, tenang dan tanpa tekanan dan paksaan dari pihak manapun.
"Untuk mewujudkan kesuksesan penyelenggaraan pilkada tidak terlepas dari peran serta dan pengawalan dari aparat keamanan baik TNI, Polri, Satpol PP, juga masyarakat Kota Bontang dan stoke holder lainnya," sebut Neni.
Apel gelar pasukan persiapan Pilkada ini diselenggarakan dengan tujuan mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana sebelum diturunkan untuk pelaksanaan kegiatan pengamanan. "Sukses atau tidaknya perhelatan Pilkada sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Momen ini harus jadi ajang unjuk kompetensi, program dan kapabilitas untuk mendapatkan kepercayaan rakyat yang akan memilihnya," tegas Neni.
TNI Polri selaku institusi yang bertanggungjawab langsung pengamanan Pemilu diminta mengambil tindakan tegas kalau ada kerawanan dan hambatan sesuai dengan prosedur tetap dan aturan hukum yang berlaku. Tidak ada toleransi sekecil apapun bagi pihak-pihak yang mengganggu jalannya Pemilu.
Terpisah, Dandim 0908/BTG, Letkol Arh Chairul Huda memastikan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan Pilkada mendatang. "Ada 220 prajurit TNI kami siagakan mulai dari tahapan, pencoblosan sampai penetapan," kata Chairul..
Chairul juga berpesan kepada prajurit, untuk menjaga netralitas, sebagai aparat menjaga netralitas fokus pengamanan dan mengawal pemilu sampai selesai. Hal yang sama juga disampaikan Kapolres AKBP Hanifa Martunas Siringoringo. "Kami apresiasi dan bangga sinergitas TNI dan Polri yang berjalan solid, dan Saya ingatkan kepada seluruh petugas dan masyaraka ikuti pesta demokrasi dengan lakukan protokol kesehatan 3M, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak," kata Hanifa. (*)
Penulis. Cholisoh
Editor: Aspian Nur










