Di Kelurahan Api-api tepatnya di Jalan DI Panjaitan, parit mengalami sedimentasi sehingga tak mampu menampung air hujan saat turun dengan deras.
Hal yang sama terjadi di RT 10, Jalan Thamrin, Bontang Baru. Saat hujan, warga terpaksa harus berjibaku dengan air yang tergenang karena saluran air yang tidak berfungsi sempurna, terlalu kecil. "Kalau hujan, air masuk semua," kata salah seorang warga, Burhanuddin.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Tavip Nugroho, menjelaskan, normalisasi parit-parit yang ada sebenarnya telah diprogramkan namun terkendala anggaran. "Mudah-mudahan di 2021, bisa dirampungkan semua," harapnya.
Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina berharap sidak kali ini bisa membuahkan hasil. Minimal, dalam pembahasan anggaran kedepannya, hasil sidak bisa menjadi bahan pertimbangan. "Kami harap, sidak ini berujung realisasi," kata Amir. (*)
Penulis: Romi Ali Dharmawan
Editor: Aspian Nur