Awal mula ditemukan jasad setelah Syahrin (30 ) merupakan keluarga korban, yang bermukim di Kampung Tator Jalan Gemini RT 25, Nomor 18 Desa Singa Gembara berinisiasi mendobrak pintu barakan tersebut dari belakang karena pintu depan terkunci.
Syahrin terpaksa membuka paksa pintu yang terkunci lantaran pemilik barakan tidak memiliki kunci serep di kediaman korban.
"Kami mendapati korban dalam keadaan terlentang tak benyawa di barakan tersebut hanya mengenakan pakaian dalam dan kondisi tubuh yang sudah membiru," ujar Syahrin.
Sebelumnya, Syahrin mencoba menelpon korban atas permintaan istri korban namun gagal karena tak terangkat. Satreskrim Polres Kutim mendatangi tempat kejadian dan melakukan olah TKP.
Selanjutnya, untuk memastikan penyebab hingga mayat korban menjalani outopsi di rumah sakit.
Saat dikonfirmasi Kasatreskrim Polres Kutim AKP Ferry Putra Samudra mengatakan jasad korban sudah di tangani oleh petugas medis dilengkapi perlengkapan APD saat terjun ke lokasi.
"Kami masih melakukan penyelidikan tentang penyebab kematian korban," ujarnya.
Penulis: Zulhamri
Editor: Desman Minang