Tiap-tiap tandon diisi air bersih mulai dari Pasar Teluk Lingga, Pasar Induk, Pos Pemantauan Kilo1 dan Terminal Kilo3 dengan menggunakan mobil tangki.
"Berdasarkan instruksi pemerintah dalam mendukung pencegahan Covid-19. Kami pihak PDAM mengerahkan seluruh aset yang ada. Lewat keputusan direksi membentuk tim pencegahan dan penanganan covid 19 dilingkup PDAM. Tim tersebut bertugas khusus untuk pemenuhan kebutuhan air selama ksintrupenanganan Covid-19," jelas Agus.
Dengan memfokuskan penangangan wabah ini maka direktur PDAM mengintruksikan personil melalui Surat Keputusan Nomor : 800/15/Tim/PDAM-KT/III/2020 tentang pembentukan tim pencegahan penyebaran virus Covid-19 di lingkungan PDAM TTB KT.
Selain itu, pihaknya juga mensupport gugus tugas percepatan pencegahan Covid-19 yang dibentuk pemerintah daerah hingga di Kecamatan.
Adanya penugasan pegawai PDAM unit di Kecamatan untuk melakukan komunikasi ke petugas tim gugus tugas. Terkait kegiatan penanganan Covid-19 di wilayah kerjanya.
"PDAM Unit Bengalon hingga Muara Wahau. Sejak awal maret telah mengakomodir permintaan air dan kaporit untuk mobil tangki PMK maupun BPBD dalam kegiatan penyemprotan desinfektan di pemukiman," sebut Suparjan lagi..
Setiap pendistribusian air, ada dua petugas yang bertangung jawab mengisi tandon cuci tangan tersebut. Tiap hari personil memastikan tandon terisi penuh. "Dalam sehari, mobil tangki berkapasitas 5000 liter dua kali diisi untuk memenuhi semua kebutuhan air di tiap tandon cuci tangan," jelasnya. (*)
Penulis: Zulhamri
Editor: Aspian Nur