Ismunandar mengatakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) akan diberikan sebanyak 6.900 TK2D yang ada di Pemkab Kutim. Adanya jaminan tersebut diharapkan bisa meringankan beban para TK2D dan tak lagi memikirkan biaya bulanan.
“Semoga adanya jaminan kesehatan untuk seluruh TK2D yang ada di Kutim bisa dipergunakan sebagaimana mestinya karena sudah diserahkan masing SKPD. Adanya KIS tersebut para TK2D bisa berobat secara gratis,” papar Ismunandar.
Selain itu, untuk membantu menghadapi pandemi Covid-19 pihaknya akan memastikan tambahan gaji TK2D sebesar Rp 250 ribu selama tiga bulan diberikan secara bertahap. Rencanaya dana tambahan itu bakal ditransfer bersamaan dengan gaji bulanan direkening masing-masing.
Kabag Umum Setkab Kutim Teddy Febrian, mengatakan KIS yang telah diserahkan merupakan jaminan kesehatan untuk seluruh TK2D Kutim. Termasuk untuk 422 TK2D di kantor Setkab Kutim.
“Harapan kami agar dapat membantu meringankan beban sejumlah TK2D karena biaya iurannya disubsidi oleh pemerintah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” ungkapnya. Bahkan KIS akan didistribusikan langsung ke masing-masing OPD. Penyerahan dilakukan Kepala OPD atau perwakilan instansi masing-masing. (*)
Penulis: *Zulhamri
Editor: Aspian Nur
* Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak tanggal 22 April 2020