Ia juga menyarankan apabila ada kolega dan kerabat yang sakit, sebaiknya beristirahat di rumah. Selain itu, hindari pegangan tangga, karena virus corona dapat bertahan selama 9 jam di logam. “Perhatikan peringatan perjalanan ( travel warning) dari pemerintah sebelum melakukan perjalanan keluar negeri,” katanya lagi.
Kepada Dinas Kesehatan, Puskesmas, Camat dan Lurah semua OPD Terkait, Neni menginstruksikan, agar lebih gencar lakukan sosialisasi baik langsung maupun melalui semua kanal media kepada masyarakat terkait cara penularan dan pencegahan Virus Corona.
Selain itu, Puskesmas agar tingkatkan pemantauan di wilayah untuk melakukan deteksi dini virus Corona dan terus lakukan kordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk setiap kemungkinan kasus Corona.
Untuk Dinas Kesehatan, agar melakukan pengecekan ulang ke semua Rumah Sakit terkait kesiapsiagaannya, sarana prasarana alat pelindung diri (APD) lengkap, SDM dan alur SOP.
Neni juga meminta agar, agar semua Rumah Sakit siap untuk menghadapi kemungkinan penyebaran Covid-19. “Tingkatkan kesiapsiagaan dengan melengkapi APD dan ruang isolasi, sesuai aturan dari Kemenkes. Saya juga minta kepada Dinas Kesehatan segera membentuk Posko Covid-19 siaga 24 jam untuk menerima laporan apabila ada pasien yang terindikasi Covid-19, dan untuk setiap informasi terkait dugaan virus Corona Pemkot membuka layanan sambungan cepat 24 jam ke nomor telepon +6281257722977,” kata Neni.
Tak lupa, Neni mengimbau kepada warga Bontang, untuk menghindari kontak langsung dengan orang yang baru pulang dari daerah/ negara terjangkit wabah Covid 19 dalam rentang waktu 28 hari, sejak kedatangannya di Indonesia atau menghindari bepergian ke daerah/negara yang dinyatakan wabah Covid-19. (*)
Penulis. Cholisoh
Editor: Aspian Nur