
"Memang jauh-jauh hari kita tidak gunakan gedung itu karena takut kena rebahan, posisi pohonnya udah miring banget. Kalau segi bangunan, itu lama jadi perlu direnovasi, bahkan sebelum Kutim ada, sekolah sudah berdiri," ujar Jusran, Jumat (21/2/2020).
Proses belajar mengajar pun terpaksa dipindah ke aula sekolah tersebut. "Pada saat proses penebangan itu anak-anak sudah dipindahkan ke aula, demi mengantisipasi adanya korban jiwa," ucapnya.
Pihaknya berharap ada respon cepat kepada pihak berwenang agar segera dilakukan renovasi ulang empat ruang kelas dan satu ruang laboratorium.
"Sebenarnya untuk perbaikan sudah diusulkan pada musrenbngcam beberapa waktu lalu, sebelum tertimpa pohon. Ya semoga saja cepat ada renovasi bangunan," ujarnya.
Dikabarkan kejadian yang ramai di media sosial itu telah diketahui anggota DPR RI. Rencananya Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kaltim akan melakukan peninjauan.
Penulis : Zulhamri
Editor : Hendra