Unjuk Rasa di Bontang, Mahasiswa Diberi Jatah Dua Jam
1 menit baca1.073 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, BONTANG - Ratusan mahasiswa di Kota Taman Bontang tak mau ketinggalan dengan daerah lain untuk menggelar aksi demonstrasi. Mereka bergerak menyuarakan aspirasi Kamis (26/9/2019) pagi tadi. Unjuk rasa diawali dengan berorasi di depan Plasa Ramayana, pukul 08.00 WITA. Selama satu jam berorasi, rombongan mahasiswapun berpindah orasi di depan Polres Bontang. Seperti halnya mahasiswa lainnya, mahasiswa Bontang juga menyatakan, menolak Menolak RKUHP, RUU Pertambangan Minerba, Pertanahan dan Permasyarakatan,RUU Ketenagakerjaan.
Mereka menamakan diri Aliansi Mahasiswa September Berdarag dikoordinir Yusril dari Sekolah Tinggi Teknologi Industri Bontang (STTIB). Dalam orasinya, mereka mengatakan sejak negara lahir, sampai pada saat ini Indonesia memiliki segudang masalah. Namun, yang mengejutkan elite politik, ternyata masih saja nenemukan cara untuk menciptakan segudang lagi masalah "Segudang masalah ini timbul dari para wakil rakyat, yang duduk di Senayan, berbagai produk undang-undang tersebut seperti, RKUHP, RUU Pertanahan dan UU KPK seolah dikebut untuk diloloskan begitu saja oleh DPR, Sedangkan Undang-undang yang seharusnya menjadi payung hukum untuk rakyat dan mendorong kesejahteraan justru diabaikan," kata Syahril dalam orasi, membacakan perrnyataan sikap.










