Direktur PDAM TTB Kutim Suparjan mengatakan penambahan jaringan perpipaan adalah untuk memenuhi kebutuhan akses air bersih yang berkualitas dan memiliki kontinuitas yang baik. Penambahan jaringan perpipaan secara otomatis akan menambah cakupan layanan. Masyarakat yang wilayahnya masuk jalur jaringan bisa segera mendaftar jadi pelanggan. “Kami akan berusaha memberikan hasil optimal untuk membangun dan menyediakan air bersih di wilayah pelosok,” kata Suparjan.
Menurutnya, Apa yang dilakukan selama ini tidak terlepas dari visi misi PDAM yakni bisa melayani seluruh masyarakat. Selain itu, juga dalam rangka memenuhi amanat RPJMN Nasional 2015 sampai dengan 2019, yakni tercapainya PDAM sehat dan akses aman air minum 100 persen diakhir tahun 2019. “Dengan adanya penambahan jaringan pipa baru ini, maka masyarakat yang tak bisa terlayani sekarang sudah terlayani,” sebutnya lagi.
Memperluas jaringan penambahan pipa dengan diameter 160 mm sepanjang 2 km dan 90 mm sepanjang 8 km ini sangat bermanfaat bagi warga di tiga desa tersebut. "Kami perkirakan dengan panjang jaringan itu bisa melayani kurang lebih 200 pelanggan, Mudah-mudahan dengan adanya penambahan atau perluasan jaringan pipa distribusi ini PDAM bisa memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, baik dari segi kualitas maupun kuantitas,” jelas Suparjan. (*)
Penulis: Zulhamri
Editor: Aspian Nur