Sebelum menerima piala Adipura, Neni juga menerima piagam penghargaan Wali Kota Bontang sebagai Nawasita Tantra Awards Green Leadership 2018 kategori kota kecil terbaik pertama.
Pun dengan Nirwasita Tantra Awards Green Leadership pimpinan DPRD Kota Bontang, atas partisipasinya dalam pengelolaan lingkungan hidup daerah yang diterima langsung Ketua DPRD Bontang Nursalam.
Ya, piagam Green Leadership juga merupakan kebahagiaan bagi semua elemen masyarakat. Artinya yang dilakukan Pemkot Bontang sudah sesuai jalurnya meski masih ada yang harus dikerjakan.
Menurut Neni, semua penghargaan tersebut merupakan prestasi seluruh elemen masyarakat Bontang. Meski boleh bangga, Neni minta jangan berlebihan, mengingat banyaknya “PR” yang harus diselesaikan. Mulai dari sungai yang harus dibersihkan, serta edukasi masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan.
“Tapi pemerintah pusat sudah melihat Bontang komitmen terhadap lingkungan,” jelas Neni usai menerima penghargaan di Jakarta, Senin kemarin.
Sustainable kota, lanjut Neni, sangat dipengaruhi dengan derajat kesehatan manusia melalui perilaku dan lingkungan. Neni mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang bahu membahu membangun Bontang.
Bontang, dinilai sukses dalam pengelolaan sampah. Meski kecil, lanjutnya, mengubah perilaku manusia tidaklah mudah. Makanya target 2025 sampah harus dikurangi sebanyak 30 persen, bakal diterapkan Neni dengan motivasi melalui lagu edukasi sampah ke masyarakat. “Lelah boleh tapi tak boleh menyerah, itu komitmen kami,” ungkap Neni.
Ketua DPRD Bontang Nursalam sangat bersyukur atas piagam penghargaan yang ia terima ini. Hal itu diartikannya sinergitas pemerintah dengan lembaga legislatif di Bontang dinilai bagus. “Ini penghargaan cukup bergengsi dan tidak semua legislatif di daerah dapat,” ujarnya.
Dilanjutkannya, DPRD Bontang berpartisipasi dalam hal penyediaan anggaran bagi lingkungan Bontang. Dukungan seperti itulah yang dinilai Kemen LHK RI terhadap DPRD Bontang dan mengantarkannya pada peraihan Nirwasita Tantra Pimpinan DPRD Bontang.
Salam dan seluruh anggota DPRD Bontang berkomitmen mengawal Green Leadership untuk menciptakan Bontang yang hijau, sambung Salam, diharapkan juga siapapun yang bakal memimpin DPRD Bontang ke depan bisa mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah diraihnya. “Ini yang pertama dan sejarah bagi DPRD Bontang. Legislator harus malu, jika berikutnya tak bisa meraih penghargaan itu lagi,” kata Salam.
Sejak tahun 2008, Bontang berturut-turut meraih penghargaan piala Adipura. Dinilai dari berbagai aspek, Bontang sudah memenuhi seluruh kategori untuk memenangkan piala Adipura. Mulai dari kebersihan pasar, sekolah, lingkungan, hingga pengelolan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang menggunakan sistem sanitary landfill. (cil)