Karena itu, Lurah Bontang Kuala Rony Apriansyah menegaskan, komunikasi dan koordinasi yang baik yang dilakukan oleh ketua RT dengan pihak kelurahan, diyakini dapat membuat pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan maksimal.
“Kami harap pelantikan ketua RT ini dapat meningkatkan komunikasi dan kordinasi yang baik antara Ketua RT yang membawahi masyarakat, sehingga pelayanan berjalan maksimal,” ujarnya Rony Apriansyah.
Tidak hanya pelantikan saja, kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan program dua ratus juta (produta) tahun 2018 secara simbolis oleh Neni Moerniaeni kepada Ketua RT di Bontang Kuala.
Neni mengatakan, nilai produta tahun 2019 ini lebih besar hingga mencapai Rp74 juta, jika dibandingkan tahun lalu yang hanya berkisar Rp15 juta per RT. “Produta tersebut pun bisa digunakan untuk kegiatan lingkungan, sosial, ekonomi, hingga infrastruktur,” ujar Neni.
Neni juga berharap agar pengadaan dan usulan produta dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tentunya sejalan dengan visi misi pemerintah Kota Bontang.
Adapun sebelumnya, dana produta di wilayah Bontang Kuala didominasi oleh pengadaan kebutuhan masyarakat seperti kursi, tarup dan umbul-umbul. (cil)